Seluruh Indonesia
Yuk, bantu para pelajar dhuafa untuk bisa terus belajar di era pandemi
Namanya adalah Ahmad Kusyasyi (15 tahun), asal Desa Glang Glong, Kec. Matangkuli, Kab. Aceh Utara. Ahmad adalah siswa sekaligus santri yatim dhuafa di SMP 2 Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh.



Seminggu sekali, ia harus pergi ke sekolah untuk mengambil tugas dari guru dan minggu selanjutnya mengumpulkan tugas kembali dari gurunya serta mengerjakan tugas lagi untuk minggu selanjutnya.

Selama ini, Ahmad harus belajar sendiri tanpa seorang guru yang mengajarinya.

Dengan segala keterbatasannya, Ahmad adalah pelajar yang berprestasi di sekolahnya. Ia selalu mendapatkan ranking 3 besar di kelasnya. Ia juga suka menghafal Al-Qur'an sekaligus adzan, baik di sekolah maupun di lingkungan rumahnya.
Ahmad ingin sekali punya HP seperti teman-teman lainnya agar bisa belajar, karena bagi keluarganya beras jauh lebih berharga dibanding smartphone.

Baitulmaal Muamalat inshaAllah bersama para donatur ingin sekali mengikhtiarkan untuk pengadaan 100 smartphone untuk pelajar dhuafa yang tidak mempunyai handphone agar bisa belajar di rumah.
InshaAllah dengan pengadaan HP ini bisa menjadi bekal amal jariyah kita karena telah memfasilitasi banyak pelajar dhuafa untuk bisa belajar dan mendapatkan ilmu yang bermanfaat.
Yuk, bantu para pelajar dhuafa untuk bisa terus belajar di era pandemi